Langsung ke konten utama

Santriwati angkatan 42 (ROFTEN PUNYA)

Sepenggal perjalanan seatap sepiring segelas serta seperasaaan dalam sebuah bingkai persaudarian...

Foto ini ketika kami masih kelas 1 Aliyah

Mengumpul uang 5k per orang, terus kabur, tidak minta izin, karena saat itu kakak kelas 3 sedang wisuda, jadi ada kesempatan. Carter ptpt, hujan-hujanan, jadi ketika berfoto baju kami sebenarnya basah (っ.❛ ᴗ ❛.)っ

Ini moment ketika Ustadzah Rezi akan berhenti menjadi pengasuh di asrama kami.

Ini moment ketika salah satu dari kami akan pindah•́ ‿ ,•̀

Ini moment yang paling menyedihkan juga, saat ustadzah-ustadzah yang datang mengabdi di pesantren kami akan pulang kembali ke Bandung.

Ini jelas, wajah-wajah belum mandi(. ❛ ᴗ ❛.)

ಡ ͜ ʖ ಡ

Pengajian di Rujab(•‿•)

Dan masih banyak lagi, karena dalam tiga tahun, semua hal kami lalui bersama. Sejak kami membuka mata, sampai menutup mata kembali, selalu wajah-wajah itu yang terlihat, jadi selamanya akan terekam dalam ingatan. Dan selalu ingat, bahwa semua harus selalu diingat, haram dilupakan.

Komentar

Posting Komentar